Kelebihan dan Kelemahan Masing-masing Topologi pada Jaringan.
Nama : Tia Restiana
NIM : 12163914
Kelas : 12.5D.01
Dosen : Prasojo herdy sutanto S.Kom. MMSI
1. Topologi Ring
Pada topologi ring setiap komputer di hubungkan dengan komputer lain dan seterusnya sampai kembali ke komputer pertama, dan membentuk lingkaran sehingga disebut ring, topologi ini berkomunikasi menggunakan data token untuk mengontrol hak akses komputer untuk menerima data. Misalnya komputer 1 akan mengirim file ke komputer 4, maka data akan melewati komputer 2 dan 3 sampai di terima oleh komputer 4, jadi sebuah komputer akan melanjutkan pengiriman data jika yang di tuju IP address tersebut.
Kelebihan topologi ring:
- Mudah dirancang dan diimplementasikan;
- Hemat kabel yang digunakan untuk pemasangan;
- Mudah untuk melakukan konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru;
- Memiliki performa yang baik daripada tolopogi bus;
- Menggunakan konfigurasi point to point agar lebih mudah melakukan pelacakan.
- Lebih sulit untuk dikonfigurasi daripada topologi star;
- Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus bandles;
- Kinerja komunikasi dalam jaringan sangat tergantung pada jumlah titik/node;
- Pengembangan jaringan lebih kaku, karena memindahkan, menambah dan mengubah perangkat jaringan dan mempengaruhi keseluruhan jaringan;
- Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan. Namun hal ini dapat diantisipasi dengan menggunakan cincin ganda (dual ring).
2. Topologi Bus
Topologi jenis jaringan ini merupakan topologi yang banyak digunakan pada masa penggunaan kabel coaxial. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50 ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.
Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang digunakan benar-benar cocok atau tidak. Karena kalau tidak diukur secara benar, akan merusak NIC (Network Interface Card) yang digunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya.
Kelebihan topologi bus:
- Hemat kabel yang digunakan untuk pemasangan;
- Biaya pembangunan topologi murah;
- Layout kabel sederhana;
- Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
Kekurangan topologi bus:
- Kepadatan pada jalur lalu lintas;
- Diperlukan repeater untuk jarak jauh;
- Bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat, maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
3. Topologi Star
3. Topologi Star
Topologi ini membentuk seperti bintang karena semua komputer dihubungkan ke sebuah hub/switch dengan kabel UTP, sehingga hub/switch lah pusat dari jaringan dan bertugas untuk mengontrol lalu lintas data. Jadi jika komputer 1 ingin mengirim data ke komputer 4, data akan dikirim ke switch dan langsung dikirimkan ke komputer 4 tanpa melewati komputer lain. Topologi jenis inilah yang sering digunakan karena kelebihannya yang lebih banyak.
Kelebihan topologi star:
- Tingkat keamanan termasuk tinggi;
- Akses kontrol terpusat;
- Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk;
- Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah;
- Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan;
- Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut.
Kekurangan topologi star:
- Biaya jaringan lebih mahal dari pada bus atau ring;
- Jaringan tergantung pada terminal pusat;
- Boros dalam pemakaian kabel;
- Hub/switch jadi elemen krisis karena kontrol terpusat;
- Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti;
- Jika menggunakan hub dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat;
- Peran hub sangat sensitif sehingga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down.
4. Topologi Mesh
Topologi mesh (berantakan) diimplementasikan untuk menyediakan sebanyak mungkin perlindungan dari interupsi pengiriman data. Sebagai contoh, pembangkit tenaga nuklir mungkin masih menggunakan topologi mesh ini. Topologi yang benar-benar dalam suatu sistem kendali (controlling).

- Keamanan yang dapat dikatakan baik;
- Besar bandwith yang cukup besar;
- Tidak perlu khawatir mengenai tabrakan data;
- Pengiriman dan pemrosesan data yang terbilang cepat.
Kekurangan topologi mesh:
- Biaya pemasangan yang besar;
- Biaya yang cukup mahal karena menggunakan banyak kabel dan port;
- Installasi dan konfigurasi yang rumit dan sulit.
5. Topologi Tree
Topologi pohon atau disebut juga topologi hirarki dan bisa disebut juga dengan topologi bertingkat merupakan topologi yang biasa digunakan pada jaringan di dalam ruangan kantor yang bertingkat.
Kelebihan topologi tree:
- Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang luas;
- Mudahnya mendeteksi kerusakan atau kesalahan;
- Manajemen data yang baik.
Kekurangan topologi tree:
- Kinerja yang lambat;
- Hub menjadi peran penting;
- Menggunakan biaya yang banyak karena menggunakan banyak kabel dan hub;
- Jika komputer yang ada di tingkat tinggi mengalami masalah, maka komputer yang dibawahnya juga mengalami masalah.
6. Topologi Hybrid
Topologi hybrid merupakan topologi gabungan antara beberapa topologi yang berbeda. Pada saat dua atau lebih topologi yang berbeda terhubun satau sama lain, disaat itulah gabungan topologi tersebut membentuk topologi hybrid.
Kelebihan topologi hybrid:
- Fleksible;
- Penambahan koneksi lainnya sangatlah mudah.
Kekurangan topologi hybrid:
- Pengelolaan pada jaringan ini sangatlah sulit;
- Biaya pembangunan pada topologi ini juga terbilang mahal;
- Instalasi dan konfigurasi jaringan pada topologi ini bisa dibilang cukup rumit, karena terdapat topologi yang berbeda-beda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar