Selasa, 16 Oktober 2018

Pertemuan 5 - Topologi Jaringan

Kelebihan dan Kelemahan Masing-masing Topologi pada Jaringan.

Nama   : Tia Restiana
NIM       : 12163914
Kelas    : 12.5D.01
Dosen  : Prasojo herdy sutanto S.Kom. MMSI


1. Topologi Ring

 Pada topologi ring setiap komputer di hubungkan dengan komputer lain dan seterusnya sampai kembali ke komputer pertama, dan membentuk lingkaran sehingga disebut ring, topologi ini berkomunikasi menggunakan data token untuk mengontrol hak akses komputer untuk menerima data. Misalnya komputer 1 akan mengirim file ke komputer 4, maka data akan melewati komputer 2 dan 3 sampai di terima oleh komputer 4, jadi sebuah komputer akan melanjutkan pengiriman data jika yang di tuju IP address tersebut.

Hasil gambar untuk topologi ring


Kelebihan topologi ring:
- Mudah dirancang dan diimplementasikan;
- Hemat kabel yang digunakan untuk pemasangan;
- Mudah untuk melakukan konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru;
- Memiliki performa yang baik daripada tolopogi bus;
- Menggunakan konfigurasi point to point agar lebih mudah melakukan pelacakan.

Kekurangan topologi ring:
- Lebih sulit untuk dikonfigurasi daripada topologi star;
- Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus bandles;
- Kinerja komunikasi dalam jaringan sangat tergantung pada jumlah titik/node;
- Pengembangan jaringan lebih kaku, karena memindahkan, menambah dan mengubah perangkat jaringan dan mempengaruhi keseluruhan jaringan;
- Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan. Namun hal ini dapat diantisipasi dengan menggunakan cincin ganda (dual ring).

2. Topologi Bus

Topologi jenis jaringan ini merupakan topologi yang banyak digunakan pada masa penggunaan kabel coaxial. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50 ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.

Gambar terkait 

Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang digunakan benar-benar cocok atau tidak. Karena kalau tidak diukur secara benar, akan merusak NIC (Network Interface Card) yang digunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya.

Kelebihan topologi bus:
- Hemat kabel yang digunakan untuk pemasangan;
- Biaya pembangunan topologi murah;
- Layout kabel sederhana;
- Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
Kekurangan topologi bus:
- Kepadatan pada jalur lalu lintas;
- Diperlukan repeater untuk jarak jauh;
- Bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat, maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.

3. Topologi Star

Topologi ini membentuk seperti bintang karena semua komputer dihubungkan ke sebuah hub/switch dengan kabel UTP, sehingga hub/switch lah pusat dari jaringan dan bertugas untuk mengontrol lalu lintas data. Jadi jika komputer 1 ingin mengirim data ke komputer 4, data akan dikirim ke switch dan langsung dikirimkan ke komputer 4 tanpa melewati komputer lain. Topologi jenis inilah yang sering digunakan karena kelebihannya yang lebih banyak.
Kelebihan topologi star:
- Tingkat keamanan termasuk tinggi;
- Akses kontrol terpusat;
- Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk;
- Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah;
- Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan;
- Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut.

Kekurangan topologi star:
- Biaya jaringan lebih mahal dari pada bus atau ring;
- Jaringan tergantung pada terminal pusat;
- Boros dalam pemakaian kabel;
- Hub/switch jadi elemen krisis karena kontrol terpusat;
- Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti;
- Jika menggunakan hub dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat;
- Peran hub sangat sensitif sehingga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down. 

4. Topologi Mesh
 Topologi mesh (berantakan) diimplementasikan untuk menyediakan sebanyak mungkin perlindungan dari interupsi pengiriman data. Sebagai contoh, pembangkit tenaga nuklir mungkin masih menggunakan topologi mesh ini. Topologi yang benar-benar dalam suatu sistem kendali (controlling).
 Hasil gambar untuk topologi mesh gambar

Kelebihan topologi mesh:
- Keamanan yang dapat dikatakan baik;
- Besar bandwith yang cukup besar;
- Tidak perlu khawatir mengenai tabrakan data;
- Pengiriman dan pemrosesan data yang terbilang cepat.

Kekurangan topologi mesh:
- Biaya pemasangan yang besar;
- Biaya yang cukup mahal karena menggunakan banyak kabel dan port;
- Installasi dan konfigurasi yang rumit dan sulit.

5. Topologi Tree

  Topologi pohon atau disebut juga topologi hirarki dan bisa disebut juga dengan topologi bertingkat merupakan topologi yang biasa digunakan pada jaringan di dalam ruangan kantor yang bertingkat.
Hasil gambar untuk topologi tree 

Kelebihan topologi tree:
- Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang luas;
- Mudahnya mendeteksi kerusakan atau kesalahan;
- Manajemen data yang baik.

Kekurangan topologi tree:
- Kinerja yang lambat;
- Hub menjadi peran penting;
- Menggunakan biaya yang banyak karena menggunakan banyak kabel dan hub;
- Jika komputer yang ada di tingkat tinggi mengalami masalah, maka komputer yang dibawahnya juga mengalami masalah.

6. Topologi Hybrid
 Topologi hybrid merupakan topologi gabungan antara beberapa topologi yang berbeda. Pada saat dua atau lebih topologi yang berbeda terhubun satau sama lain, disaat itulah gabungan topologi tersebut membentuk topologi hybrid.
Hasil gambar untuk topologi hybrid
Kelebihan topologi hybrid:
- Fleksible;
- Penambahan koneksi lainnya sangatlah mudah.
Kekurangan topologi hybrid:
- Pengelolaan pada jaringan ini sangatlah sulit;
- Biaya pembangunan pada topologi ini juga terbilang mahal;
- Instalasi dan konfigurasi jaringan pada topologi ini bisa dibilang cukup rumit, karena terdapat topologi yang berbeda-beda.

Senin, 01 Oktober 2018

Pertemuan 3 - Perangkat Jaringan


Resume Perangkat Jaringan


Nama   : Tia Restiana
NIM       : 12163914
Kelas    : 12.5D.01
Dosen  : Prasojo herdy sutanto S.Kom. MMSI




- Repeater


    Secara bahasa, repeater berasal dari bahasa inggris yaitu "repeat" yang berarti pengulangan. Bila diartikan dari suku kata, maka repeater bisa diartikan sebagai pengulangan kembali atau apabila disempurnakan dalam suatu bahasa, tentu repeater ialah alat yang berguna untuk mengulang dan menambahakan signal ke daerah sekitar perangkat ini.
        Pengertian repeater adalah perangkat yang berfungsi untuk menguatkan signal. Dengan repeater, signal yang lemah bisa dimaksimalkan daya jangkauan sehingga bisa dipakai untuk wilayah atau daerah yang lebih luas.

fungsi repeater, pengertian repeater dan fungsinya 

Fungsi repeater:

        Fungsi repeater adalah untuk memperluas jangkauan jaringan wifi. Perangkat keras pada repeater telah diprogram untuk menerima signal wifi dari transmitter untuk kemudian diperkuat. Setelah signal diperkuat, maka repeater tersebut akan menyebarkan kembali signal tadi. Dengan demikian jangkauan wifi akan lebih luas.

Cara kerja repeater:

       Repeater berfungsi untuk memperluas jangkauan jaringan wifi. Hal ini dilakukan dengan cara menerima signal data dan kemudia dipancarkan lagi. Sebelum dipancarkan kembali, signal yang telah masuk ke repeater diperkuat terlebih dahulu.



Cara kerja Repeater

         Pada dasarnya repeater mempunyai dua jenis komponen di dalamnya. Komponen yang pertama bertugas untuk menerima data signal dari transmitter. Sedangkan komponen yang kedua berfungsi memancarkan kembali data signal tersebut. Namun sebelum data signal tersebut dipancarkan kembali, perangkat keras pada repeater ini akan melakukan pengubahan frekuensi sehingga signal data yang dipancarkan menjadi lebih kuat. dengan demikian maka signal pun akan lebih kuat dan jangkauannya pun akan lebih luas.

       Didalam pemrosesan signal data yang masuk ke dalamnya, repeater mempunyai dua sistem yang umumnya digunakan. Sistem tersebut adalah analog repeater dan digital repeater. Pada analog repeater, signal data dikirimkan dalam bentuk data analog dimana konsumsi daya listrik berbanding lurus dengan amplitudo atau besarnya signal yang dikirimkan. Sedangkan digital repeater mengirimkan signal data dalam bentuk digital. Data digital dikirim dalam bentuk binary, yaitu diwakili oleh angka 1 dan 0. Selain itu digital repeater juga melakukan proses tambahan pada data signal yang diproses.


- Bridge

        Bridge adalah suatu alat yang dapat menghubungkan jaringan komputer LAN (Local Area Network) dengan jaringan LAN yang lain. Bridge dapat menghubungkan tipe jaringan komputer berbeda-beda (misal seperti Ethernet dan Fast Ethernet), ataupun tipe jaringan yang serupa atau sama.
      Bridge bekerja pada data Link layer model OSI (Open System Interconnection), karena itu bridge bisa menyambungkan jaringan komputer yang memakai metode transmisi atau medium access control yang tidak sama atau berbeda. Bridge juga adalah alat yang bisa mempelajari alamat link yang ada pada setiap perangkat yang terhubung dengannya dan juga mengatur alur frame berdasarkan alamat tersebut.

Fungsi bridge:
  • Untuk menghubungkan 2 buah jaringan komputer LAN yang sejenis, sehingga dapat memiliki satu jaringan LAN yang lebih besar dari ketentuan konfigurasi LAN tanpa bridge.
  • Untuk menghubungkan beberapa jaringan komputer yang terpisah, baik itu tipe jaringan yang sama maupun yang berbeda.
  • Untuk router pada jaringan komputer yang luas, hal seperti ini sering dinamakan dengan istilah "Bridge-Router". Lalu bridge juga dapat men-copy frame data yaitu dari suatu jaringan yang lain, dengan alasan jaringan itu masih terhubung.
Hasil gambar untuk pengertian perangkat jaringan bridge 
Cara kerja bridge:

   Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap titik atau node yang terdapat pada masing-masing  segmen jaringan komputer, dan hanya dapat memperbolehkan lalulintas yang memang dibutuhkan melintasi bridge. Saat menerima sebuat paket data, bridge akan menentukan segmen tujuan dan juga sumbernya. Kalau segmennya sama, paket data akan di tolak dan kalau segmennya tidak sama atau berbeda paket data akan di teruskan ke segmen yang dituju. Dengan begitu bridge dapat mencegah pesan rusak supaya tidak menyebar keluar dari satu segmen.

   Bridge juga merupakan alat yang bekerja pada physical layer dan data link layer, sehingga dapat mempengaruhi untuk kerja jaringan LAN jika sering terjadi komunikasi yang berbeda di jaringan LAN yang tidak sama atau berbeda yang terhubung dengan bridge. Itulan prinsip atau cara kerja dari bridge.

- Network Interface Card (NIC)

      NIC adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Cara kerjanya NIC adalah untuk mengubah aliran data pararel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan ke dalam media jaringan.

Fungsi NIC:
  • Sebagai media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan.
  • Untuk mengontrol data flow atara komputer dan sistem kabel. 
  • Untuk menerima data yang dikirim dari komputer melalui kabel, lalu diterjemahkan ke dalam bit agar dapat dimengerti oleh komputer.